Sunday, November 3, 2013

BAHAYA MEROKOK BAGI PEREMPUAN

Menurut data WHO, jumlah wanita perokok di seluruh dunia mencapai 20% dari jumlah keseluruhan perokok. Angka ini juga turut meningkatkan jumlah gangguan kesehatan pada
 wanita akibat merokok. Sudah jamak diketahui bahwa rokok merupakan barang konsumtif yang paling banyak menimbulkan gangguan kesehatan. Akibat merokok bagi wanita itu
sendiri tidak jauh berbeda dengan perokok pria, tetapi wanita terbukti jauh lebih rentan dibanding pria terhadap bahaya merokok.
 

Secara anatomi tubuh, wanita memiliki resiko lain akibat rokok diantaranya kanker servik, oeteoforosis, dan kanker payudara. Para ilmuan menemukan adanya konsentrasi karsinogen (zat yang memiliki sifat radiasi) dari asap rokok pada lendir di servik wanita. Diperkirakan kondisi ini menyebabkan 2 hal, yaitu merusak sel servik sehingga dapat berkembang menjadi kanker, dan menurunkan sistem kekebalan tubuh wanita sehingga virus papiloma dapat hidup dan menimbulkan infeksi di daerah ini.
 

Tak hanya itu, wanita perokok juga sangat rentan menderita osteoporosis. Faktanya tanpa merokok pun wanita lebih rentan menderita osteoporosis, di Amerika 68% penderita osteoporosis adalah wanita. Resiko ini semakin diperberbesar jika wanita merokok, karena rokok dapat mengakibatkan penurunan kepadatan tulang yang memicu osteoporosis. Tak hanya berhenti di situ, osteoporosis akan diikuti dengan keluhan-keluhan lain seperti menopause dini, resiko patah tulang, dan gangguan menstruasi.
 

Sementara pada kanker payudara, peneliti mengungkapan bahwa akibat perempuan merokok tidak berhubungan secara langsung dalam kasus kanker payudara. Tetapi merokok memperbesar peluang bagi wanita perokok mengalami penyakit ini hingga 60% lebih besar dibanding mereka yang tidak merokok.
 

Ditambahkan lagi oleh peneliti, bahwa akibat merokok bagi wanita juga dapat memperburuk penampilan. Racun dari rokok membuat kulit kehilangan pelembab alaminya, sehingga muncul keriput, kulit besisik, kering, dan kusam. Secara fisik, perempuan yang merokok akan tampak jauh lebih tua daripada usia yang sebenarnya.
 

Sementara pada wanita hamil resiko kesehatan tak hanya akan dialami dirinya, tapi juga kepada janin di rahimnya. Secara medis rokok bertanggung jawab terhadap kelahiran bayi prematur, cacat dan keguguran.

No comments:

Post a Comment