Tuesday, October 9, 2012

PENGARUH BUDAYA TERHADAP KINERJA PEMASARAN



Budaya organisasi merupakan sistem penyebaran kepercayaan dan nilai-nilai yang berkembang dalam suatu organisasi dan mengarahkan perilaku anggota-anggotanya. Budaya organisasi dapat menjadi instrumen keunggulan kompetitif yang utama, yaitu bila budaya organisasi mendukung strategi organisasi, dan bila budaya organisasi dapat menjawab atau mengatasi tantangan lingkungan dengan cepat dan tepat. Budaya organisasi selain berpengaruh terhadap kinerja organisasi,
Selanjutnya kinerja organisasi berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. Kepuasan kerja karyawan yang tinggi merupakan salah satu indicator juga efektivitas manajemen, yang berarti bahwa budaya organisasi telah dikelola dengan baik. Namun kinerja karyawan erat kaitannya dengan kinerja pemasaran. Sehingga dapat dikatakan bahwa budaya organisasi memiliki peran penting dalam kinerja pemasaran.
 Kinerja pemasaran merupakan konsep untuk mengukur prestasi pemasaran suatu produk Kinerja pemasaran merupakan konstruk atau faktor yang umum digunakan untuk mengukur dampak dari sebuah strategi perusahaan. Strategi perusahaan selalu diarahkan untuk menghasilkan kinerja, baik berupa kinerja pemasaran ( seperti volume penjualan, porsi pasar atau market share dan tingkat pertumbuhan penjualan) maupun kinerja keuangan. Untuk itu ukuran yang sebaiknya digunakan adalah ukuran yang bersifat activity based measure yang dapat menjelaskan aktivitas-aktivitas pemasaran yang menghasilkan kinerja pemasaran tersebut
Aktivitas pemasaran dilakukan oleh seorang manajer. Manajer yang baik harus mampu menarik pelanggan dengan kreativitas yang dia miliki. Dengan adanya budaya organisasi yang mengikat di setiap perusahaan, tidak akan menjadi kendala besar untuk seorang  manajer dalam memasarkan produknya, baik di pasar atau didalam suatu perusahaan.
Konsep pemasaran menyatakan bahwa untuk mencapai tujuan organisasi seperti market share dan profitabilitas tergantung pada kemampuan perusahaan dalam menentukan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran dan memuaskannya dengan lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan pesaingnya. Beberapa tahun terakhir orientasi pasar mengalami peningkatan dan dipandang sebagai elemen kunci untuk mencapai kinerja perusahaan. Orientasi pasar sangat penting dalam manajemen pemasaran modern. Perusahaan yang berorientasi pasar dinilai memiliki pengetahuan tentang pasar yang lebih tinggi serta memiliki kemampuan berhubungan dengan pelanggan lebih baik, kemampuan ini dipandang mampu menjamin perusahaan untuk memperoleh keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan yang kurang berorientasi pasar .
            Implikasi Manajerial
1.    Dibuat data base tentang pelanggan
2.    Disediakan kertas untuk menulis kritik dan saran untuk pelanggan
3.    Dengan melakukan survei pasar terhadap selera konsumen terhadap produk yang ia pasarkan
4.    Dengan memberikan potongan-potongan harga bagi pelanggan yang loyal
5.    Dengan membuat iklan-iklan promosi barang yang akan dipasarkan di Koran
6.    Menampung semua masukan masukan pelanggan dan diimplementasikan respon yang bernilai positif
7.    Menggali dan mencari ide-ide yang unik
8.    Diberikan edukasi tentang arti pentingnya menciptakan hal-hal baru yang unik yang disukai oleh konsumen dan mengikuti training
9.    Promosi-promosi bagi pelanggan yang loyal yang membeli diberikan gratis beberapa produk atau potongan harga.
Dengan adanya implementasi yang dilakukan manajer diatas, budaya perusahaan tentu tidak akan menghambat kinerja karyawan dan kinerja pemasaran didala suatu perusahaan.



1 comment:

  1. Artikelnya bagusss...
    Sekedar ingin berbagi aja, barangkali bisa menambah sedikit referensi mengenai Pengaruh Lingkungan Terhadap Perusahaan (General Business Environment)
    Klik --> Makalah Lingkungan Budaya Terhadap KFC di Indonesia

    ReplyDelete